Senin, 30 Januari 2017

Vinik Video Unik

Acungan Jempol Bu Sylvi Terbalik


Acungan Jempol ke bawah dari Bu Sylvi sempat menjadi kontropersi, masyarakat beranggapan apakah pantas seorang calon begini menjabat menjadi gubernur? Kok bisa ya Ibu Sylvi dengan mudahnya bertindak seperti itu? Apakah memang kebiasaan? Gimana nanti kalau menjabat?

Ahok menyerahkan penilaian ke masyarakat. Namun, Ahok mengaku apa yang disampaikannya saat debat merupakan hasil pengamatan yang dilakukannya sejak masih menjabat sebagai Bupati Belitung Timur. Menurut Ahok, pasca-reformasi, tak semua PNS senior mau menyesuaikan dengan peraturan baru.

"Saya tahu pas jadi DPRD Belitung Timur, banyak PNS yang senior, tentu enggak semua, mereka enggak ngerti sekali penilaian berbasis kinerja. Makanya nyusun anggarannya pola yang lama. Harusnya berbasis kinerja, duit ikutin fungsi," kata Ahok usai menghadiri sebuah acara di Jalan Talang, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (29/1/2017).

Ahok menilai Sylvi termasuk salah satu PNS yang bisa dikategorikan enggan menyesuaikan diri dengan peraturan baru pasca-reformasi. Karena itu meski sudah 30 tahun berkecimpung di dunia birokrasi, Ahok menilai tidak serta merta Sylvi bisa mengklaim menguasai banyak hal di dunia birokrasi.

"Pasca reformasi semua berubah. Dulu kan diperintah atas duit, abis enggak habis harus dihabisin. Sekarang beda soal anggaran. Bu Sylvi adalah salah satu PNS yang enggak menguasai semua urusan sebetulnya," ujar Ahok.

Sebelum maju sebagai cawagub, Sylvi merupakan salah satu PNS di lingkungan Pemprov DKI. Jabatan terakhir yang dipegangnya adalah sebagai Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan.


Vinik Video Unik

About Vinik Video Unik -

Seorang pemusik yang hobby menulis

Subscribe to this Blog via Email :