Senin, 30 Januari 2017

mahyu english

Terumbu Karang di Jepang Rusak


Terumbu Karang dilautan, memang menjadi tujuan utama para diver untuk menyelam ke lautan, melihat betapa indahnya ciptaan Tuhan. Namun, di Jepang akhir-akhir ini terumbu karang rusak akibat adanya tekanan.

Dilansir dari laman Huffington Post, lebih dari 90 persen terumbu karang yang terletak di Kepulauan Ryuku, dekat Okinawa, mengalami bleaching atau pemutihan saat ditinjau pada November dan Desember tahun lalu.

Sekitar 70 persen terumbu karang ditemukan mati. Kenaikan suhu laut disebut menjadi penyebab utama kerusakan. Temperatur perairan di lokasi itu naik 1 hingga 2 derajat Celsius dari musim panas sebelumnya.

Profesor dan spesialis karang di University of Ryukyus, James Reimer, mengatakan temuan itu "sangat memprihatinkan".

"Terumbu karang mengalami pemutihan keras pada 1998 (sekitar 35 persen mati), lalu 2007 (sekitar 30 persen). Tapi, membaik dalam beberapa tingkat," kata dia.

Yang terjadi sekarang ini, menurut dia, kelihatannya dua kali lebih buruk. Kebanyakan karang yang pulih dari 1998 dan 2007 sudah hilang.

"Pemutihan ini jelas jauh lebih buruk dari yang sebelumnya. Ini bukan "alami" tapi akibat perubahan iklim," kata Reimer.


Bleaching merupakan tanda karang mengalami stres, dapat disebabka oleh peningkatan suhu air laut. Karang yang mengalami pemutihan dan tidak mati dapat sembuh bila penyebab stres bisa dihilangkan, namun mereka lebih rentan terluka dan mati. Menjawab pertanyaan apakah karang di Sekiseishoko dapat pulih dari pemutihan kali ini, Reimer mengatakan bisa kembali "bila diberi waktu".

mahyu english

About mahyu english -

Seorang pemusik yang hobby menulis

Subscribe to this Blog via Email :